Niat mencari timah bekas di tengah malam berujung maut. Dua pekerja, Rinaldi (38) dan Roni Fauzi (38), ditemukan meninggal dunia setelah tertimbun longsoran batu dan tanah di area PT Gunung Gahapi Sakti, KM 9,2 Lingkungan II, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Selasa (12/5/2026).
Kedua korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah tertimbun material longsor saat beraktivitas di lokasi pada Senin malam (11/5/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.
Informasi kejadian diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan dari keluarga korban. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan melalui Kantor SAR Medan langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 09.20 WIB.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, menjelaskan bahwa kondisi medan cukup berbahaya. Selain tumpukan material longsor, terdapat genangan air dari aliran Sungai Deli di bagian bawah lokasi kejadian yang menyulitkan proses pencarian.
“Setelah pencarian yang cukup intensif, Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan dan mengevakuasi kedua korban dalam keadaan meninggal dunia dan dibawa ke RS Mitra Medika Yos Sudarso,” ujarnya.
Dalam operasi tersebut, tim SAR menggunakan dua unit excavator yang dipadukan dengan pencarian manual secara hati-hati.
Korban pertama, Roni Fauzi, ditemukan pada pukul 13.46 WIB. Sementara korban kedua, Rinaldi, ditemukan sekitar 40 menit kemudian, tepatnya pukul 14.26 WIB. Keduanya dievakuasi ke RS Mitra Medika Yos Sudarso.
Proses pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Tim Rescue Kantor SAR Medan, Polsek Medan Labuhan, BPBD Kota Medan, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan, masyarakat, dan keluarga korban.
Dengan ditemukannya kedua korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa aktivitas di area rawan longsor, terlebih pada malam hari, memiliki risiko tinggi yang dapat mengancam keselamatan jiwa.



