Jaelani Tola (22) nekat membakar rumah orangtuanya di Dusun Bontopanno, Desa Paddinging, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Minggu (9/12) malam.
Pemuda ini membakar rumah orangtuanya sendiri diduga mengalami gangguan jiwa setelah batal menikah dengan kekasih hatinya. Usai membakar rumah, Jaelani bersembunyi di sebuah lahan kosong sambil menyaksikan api membesar membakar rumahnya.
Kapolsek Mappakasunggu AKP Ahmad Rosma mengatakan, pelaku mengidap gangguan jiwa sehingga nekat membakar rumah orangtuanya. Sejak keluar dari rumah sakit jiwa, penyakit Jaelani kambuh saat melihat foto mantan pacarnya dengan laki-laki lain.
“Pelaku tersebut pernah kami amankan ke RS Jiwa Dadi Makassar 2 bulan lalu. Namun pelaku ini semenjak keluar kambuh sakitnya lantaran melihat foto kekasihnya berduaan dengan laki-laki lain,” kata Ahmad Rosma.
Setelah itu, kepolisian yang menerima laporan langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku. Pelaku membakar rumah dengan unsur disengaja. Caranya membakar bantal miliknya dan meninggalkan rumah.
“Usai membakar rumah orang tuanya. Kami pun melakukan penangkapan terhadap pelaku agar menghindari amukan massa di lokasi itu,” ungkap Ahmad Rosma.
Akibat aksi Jaelani, dua rumah hangus terbakar dilahap sijago merah. Empat mobil Damkar Kabupaten diturunkan untuk memadamkan si jago merah.
“Api baru bisa dipadamkan dalam waktu sejam, kerugian ditaksir ratusan juta rupiah,” tutur Ahmad Rosma.
Pelaku digelandang ke Mako Polsek Mappakasunggu Takalar untuk dimintai keterangan lebih lanjut dan akan koordinasi dengan pihak RS Dadi Jiwa Makassar. (oz/int)




Discussion about this post