Warga yang bermukim dikawasan Simpang Jodoh – Tembung Selasa (1/5) siang sekitar pukul 13.00 WIB mendadak geger.
Pasalnya seorang wanita tanpa identitas tewas mengenaskan setelah ditabrak kereta api.
Saat ditemukan mayat tersebut kondisi kepala pecah, kaki kiri dan kanan patah serta tangan nyaris putus di bantaran rel kreta api di Jalan Pasar VII, Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan.
Menurut warga sekitar lokasi kejadian , siang itu korban terlihat sedang berjalan kaki seorang diri d ipinggir rel KA di Kawasan Jalan Pasar VII, Tembung.
Saat bersamaan dari arah belakang korban muncul KA yang datang dari Kuala Namo menuju Medan. Warga yang melihat korban tetap berjalan dipinggir rel mencoba berteriak tapi korban tidak menghiraukan.
Tak ayal kereta yang melintas dengan laju kencang tersebut langsung menyambar tubuh korban sehingga terpental beberapa meter, hingg korban langsung tewas di lokasi kejadian.
Seketika lokasi kejadian langsung dipadati warga dan pengguna jalan yang ingin melihat kejadian itu.
Melihat korban tewas dengan kondisi mengenaskan, warga disekitar pun lokasi langsung menutup tubuh korban dengan koran dan daun pisang.
Kejadian ini dengan cepat menyebar sehingga tidak berapa lama petugas Unit Lantas Polsek Percut Sei Tuan datang ke lokasi melakukan olah TKP dan membawa jasad korban ke RS Pringadi untuk divisum.
Terpisah itu, Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri saat dikonfirmasi Newscorner.id, membenar kejadian tersebut dan ia mengatakan untuk jasad korban yang tewas di sambar K A sudah dibawa ke RS Pirngadi untuk divisum.
“Kasusnya sudah ditangani Unit Lantas kita (Polsek Percut). Petugas lagi mencari saksi di lokasi untuk segera mengungkap identitas korban,” ujar Kapolsek Percut Sei Tuan (Fery)



Discussion about this post