Warga sekitar rumah Emi boru Tambunan, di Huta III, Nagori Nagajaya, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun pada Jumat (11/9) sekitar pukul 11.00 WIB tetiba heboh. Pasalnya seorang pria ditemukan tewas di atas atap rumah wanita itu.
Setelah heboh, kemudian diketahui, pria yang ditemukan tewas di atas atap rumah itu adalah Hotmatua Tambunan (40) warga Jalan Mawar XII, Lingk XIX, Kelurahan Helvetia Tengah, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan. Hotmtua adalah adik kandung dari pemilik rumah.
Informasi diperoleh Hotmatua datang dari Medan pada Rabu (9/9) kemarin. Selanjutnya pada hari Jumat (11/9) sekitar pukul 10.00 WIB, Hotmatua naik ke atap rumah, tujuannya untuk memperbaiki genteng rumah kakaknya yang telah rusak/bocor.
Namun sekitar pukul 11.00 WIB salah seorang warga memberitahukan kepada keluarga Hotmatua, bahwa ada seorang laki-laki yang tergeletak di atas gnteng rumah tersebut. Mendengar itu, Emi pun berteriak histeris dan informasi itu pun diketahui oleh Gamot (Kepling).
Gamot pun selanjutnya memberitahukan kepada pangulu dan pihak kepolisiaan, selang waktu beberapa saat pihak medis dari Rumah Sakit Laras dan Puskesmas Bandar Huluan pun tiba di lokasi dan mengevakuasi korban dari atap genteng rumah tersebut. Menurut keterangan Emi, saat adiknya itunaik ke atap rumah, aliran listrik PLN sedang padam.
Berdasarkan keterangan pihak medis yang melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah Hotmatua, diduga pria itu mengalami gejala strok ringan dan jantung . Karena ditemukan tanda-tanda awal, mulutnya miring ke kanan dan wajahnya menghitam.
Kapolsek Perdagangan, AKP Josia SH menyampaikan pihak kepolisian sudah mendatangi TKP dan melakukan tindakan kepolisian. Sementara keluarga korban meminta agar jenazah Hotmatua tidak diotopsi, dengan melampirkan surat pernyataan dari keluarga korban.


Discussion about this post