Dua hari setelah musibah kebakaran di gudang gas elpiji di Jalan Panyabungan Kelurahan Timbang Galung Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar, Senin (28/9/2020) menjelang tengah malam muncul lagi kobaran api di tengah puing-puing bekas kebakaran.
Kobaran api dilihat warga setempat sekitar pukul 23.10 WIB. Apalagi lokasi tersebut termasuk kawasan padat penduduk.
Setelah nyala api membesar, warga melapor ke RT dan menghubungi petugas pemadam kebakaran. Satu unit mobil pemadam lebaran tiba di lokasi dan petugas langsung memadamkan kobaran api. Sekitar pukul 23.45 WIB, api bisa dipadamkan.
RT setempat, Imran Saragih yang ditemui di lokasi kejadian menduga api berasal dari percikan plastik kering yang kemungkinan masih menyimpan bara api.
“Kobaran api terjadi di ruangan belakang. Di situ tidak ada gas elpiji,” kata Imran.
Gudang gas elpiji tersebut terbakar Sabtu (26/9/2020) malam. Akibat kebakaran tersebut, lima orang sekeluarga tewas. Dari lima yang tewas itu, dua di antaranya anak di bawah umur yang merupakan cucu pemilik gedung. Sedangkan orang dewasa yang tewas, selain pemilik gedung, juga menantu perempuannya yang merupakan ibu dari 3 anak yang tewas. (Aldy S)


Discussion about this post