Sudah diterima bekerja, bukannya menjalankan tugas dengan baik. Satria Yuanda (25) malah melarikan harta benda pemilik kafe tempatnya bekerja.
Vivi, pemilik kafe di Jalan Menambin Pematangsiantar, Rabu (14/8) mengatakan, Satria Yuanda sudah bekerja selama tiga minggu. Awalnya, pria itu datang dan mengaku berasal dari Jogjakarta.
Saat itu, kepada pemilik kafe, Satria mengaku berprofesi sebagai chef (juru masak). Namun saat diminta tanda pengenal, ia mengaku tidak ada karena hilang. Karena iba, Vivi dan suaminya menerima Satria bekerja.

“Dia bekerja di sini karena ada teman suami saya yang meminta kami menerimanya,” ujar Vivi.
Namun, tiga minggu kemudian, tepatnya Selasa (14/8) sekitar pukul 04.00 WIB Satria kabur membawa sepedamotor Honda Beat BK 6269 WAC, dan tiga unit handphone milik tokenya.
Lihat postingan ini di Instagram
Saat penghuni rumah lainnya terbangun, barulah diketahui Satria sudah kabur dan membawa barang curian. Ketika kamar tidurnya diperiksa, ditemukan selembar Kartu Keluarga (KK). Di KK tersebut, tertulis nama Satria, dan diketahui ternyata dia warga Medan Marelan.
Berbekal alamat yang tertulis di KK, suami Vivi, Zainuddin Hutasoit (48) bersama beberapa kerabatnya langsung menuju Medan. Sehari kemudian, Rabu (14/8) sekitar pukul 11.00 WIB, Satria ditangkap di komplek kampus Universitas Negeri Medan (Unimed), setelah dijebak.
Selanjutnya, Satria dibawa ke Pematangsiantar dan pihak korban menyerahkannya ke Polres Pematangsiantar. (Hendri)




Discussion about this post