Setelah tak terlihat dan menghilang dari lingkungan sekitar kampungnya, seorang pria yang sehari –hari diketahui berprofesi sebagai guru itu ditemukan tewas membusuk.
Penemuan mayat Muhammad Sujono (58) warga Huta Silau Kataran Nagori Maligas Bayu, Kecamatan Huta Bayu Raja, Kabupaten Simalungun ini akhirnya menjawab teka-teki keberadaan pria yang dikenal baik dan ramah itu.
Informasi yang diperoleh dari kepolisian, Muhammad Sujono ditemukan Senin (2/4) sekitar pukul 11.30 WIB dalam kondisi tak bernyawa dan sudah membusuk.
Awalnya warga merasa curiga, setelah sejak hari Sabtu tanggal 31 Maret 2018 Sujono tidak pernah kelihatan di kampung.
Curiga, akhirnya warga kemudian mencari tahu keberadaannya di rumah yang ditinggali Sujono.
Setelah saksi bersama warga tiba di halaman rumah korban, saksi bersama warga merasa terkejut karena ada mencium bau tidak sedap (bau busuk).
Kemudian, saksi bersama warga berusaha mencari tahu sumber bau busuk tersebut, dan mereka mengintai ke dalam rumah korban melalui celah celah jendela rumah
Saat diintai ke dalam rumah, saksi bersama warga merasa terkejut karena melihat korban dalam keadaan terbujur kaku dan melihat bahwa tubuh korban sudah membengkak.
Kemudian saksi bersama warga memberitahukan kejadian tersebut kepada Gamot dan kepada Pangulu Nagori, yang selanjutnya memberitahukan kepada pihak keluarga korban.
Informasi diperoleh, selama tujuh bulan terakhir korban tinggal sendiri di dalam rumah tersebut.
Setelah ditemukan tak bernyawa, pihak keluarga Sujono meminta agar polisi tidak mengambil tindakan Visum atau VER terhadap mayat korban dengan membuat surat pernyataan bermaterai.(Vay)




Discussion about this post