Ohana Community, komunitas yang mendukung visi misi sosial di Kepulauan Nias terkhusus untuk penyandang disabilitas, merayakan Natal di GNKP Deninger Kota Gunungsitoli, Sabtu (18/1).
Event ini merupakan keempat kalinya yang dilaksanakan Ohana yang akan berusia setahun di tanggal 21 Februari 2020. Melalui perayaan Natal tersebut, Ohana
menjadi sumber berkat dan memulihkan canda-tawa anak-anak penyandang disabilitas.
Natal tersebut dihadiri undangan dari Panti Alma, Panti Caritas Dorkas, Panti Api (Abdi Pusaka Indonesia), SLB Yapsi (Yayasan Pelangi kasih), dan SLBN Kota Gunungsitoli.

Ketua Panitia Natal Ohana, Damai Lase mengatakan, yang hadir menerima bingkisan berisi alat tulis (buku dan pena), sembako (beras, telur, dan minyak goreng).
“Melalui komunitas, kita juga bisa menjadi sumber berkat untuk saudara Erisman Gea, penyandang disabilitas sejak 11 tahun silam akibat terjatuh dari pohon kelapa di desanya. Kedua kakinya lumpuh total setelah terjatuh dari atas pohon kelapa setinggi kurang lebih 30 meter. Kita memberikan alat bantu berupa kursi roda,” terangnya.
Masih kata Damai Lase, pihaknya menyadari hidup manusia telah ditebus dan menerima anugerah yang sangat besar melalui kelahiran, kematian, dan kebangkitan Yesus Kristus.
“Teman-teman dari panti juga sangat memberkati kita dengan penampilan dan kesaksian yg luar biasa. Berkarya tanpa batas bersama Allah yang tidak terbatas. Itulah tema Natal Ohana yang kita angkat,” jelasnya.
Ia berharap, pemuda-pemudi Nias dapat terdorong untuk berkarya bagi Kristus di masa muda, dan menggenapi panggilan-Nya.
“Mungkin tidak semua orang dipanggil untuk melayani (fokus) dalam kedisabilitasan. Namun satu yang pasti, kita semua dipanggil untuk menjadi berkat di tengah dunia. Menjadi terang di tempat yang gelap, dan menjadi garam di tempat yang tawar,” katanya lagi.
Ditambahkannya, perayaan Natal tak terlepas dari dukungan keluarga dan elemen masyarakat, dan terutama kekompakan personil Ohana Community. Damai mengucapkan terima kasih kepada seluruh undangan yang dan yang terlibat dalam Natal ini.
Erisman Gea ketika diwawancara mengatakan, seminggu sebelum acara, ia dihubungi salah seorang pengurus Ohana Community. Ia dihubungi melalui Budi Gea dan manajer S’nada Official, Yunus Gea, untuk mengikuti perayaan Natal dan tahun baru yang digelar Ohana Gommunity.
Usai ibadah Natal, Erianus menerima bantuan kursi roda.
“Ini sangat luar biasa, saya terharu dan kembali bersemangat setelah delapan tahun lamanya saya baru mengikuti natal kembali,” ujarnya.
Natal Ohana dihadiri Pendeta Ria Zebua selaku pembicara, perwakilan Dandim 0213 Nias Kapten Inf Y Nazara, Danramil 02/Gidò, dan Danramil 01/Gunungsitoli Kapten Inf Yus Waruwu, perwakilan Kapolres Nias (Iptu Harefa), perwakilan ormas dalam hal ini Plt DPD IPK Gunungsitoli (Markus Hulu), dan Frengky Zega. (*)




Discussion about this post