Peristiwa bocornya pipa uap di perusahaan Pembangkit ListrikTenaga Panas(PLTP) Sarulla menyebabkan hilangnya nyawa seorang pekerja dan dua pekerja PT Bormindo Nusantara (sub-kontraktor SOL) mengalami luka.
Rangga Wirapasa selaku V.P External Relations dan Corporate Counsel, mewakili Sarulla Operations Ltd, mengirimkan press release kepada Newscornerid terkait peristiwa tersebut.
Disampaikan Rangga Wirapasa Sarulla Operations Ltd (SOL) sangat menyesalkan atas kejadian insiden fatal yang menyebabkan hilangnya nyawa seorang pekerja dan dua pekerja PT Bormindo Nusantara (sub-kontraktor SOL) mengalami luka.
Insiden ini terjadi karena adanya kebocoran pipa yang mengakibatkan keluarnya uap ke udara dan menghasilkan suara yang sangat bising di area Namora I Langit (NIL), Pahae Julu, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Indonesia, pada hari Selasa, 5 Maret 2019 sekitar pukul 13.40 WIB.
Sementara penyebab dari kebocoran tersebut saat ini dalam penyelidikan. Kegiatan operasi di NIL saat ini diberhentikan.
Chief Executive SOL, Shinichi Aburaya, mengatakan; “Kami sangat sedih dengan kejadian tragis ini, dan menyampaikan belasungkawa yang sangat tulus kami kepada keluarga, teman dan kolega almarhum. Kami juga menyampaikan simpati kami kepada pekerja yang terluka.
Kami tetap focus bekerja sama dengan para pihak yang terlibat dalam proyek ini demi mencapai zero harm”.(vay)




Discussion about this post