Program pemerintah pusat yang menjadikan Danau Toba sebagai salah satu “Bali Baru” ditangkap sebagai peluang memajukan wisata oleh sejumlah Kabupaten yang berada di kawasan tersebut
Namun sepertinya Kabupaten Simalungun sebagai salah satu daerah yang memiliki panjang bibir pantai dari Salbe sampai Parapat serta destinasi wisata pantai lainnya tidak menangkapnya sebagai peluang.
Hal itu terlihat dari tampilan laman muka website resmi Pemkab Simalungun. Saat membuka situs https://www.simalungunkab.go.id/id. tampilan pertama terlihat foto Bupati dan Wakilnya serta anak dan istri Bupati Simalungun JR Saragih. Tampilan slide pun muncul, terlihat pemandangan indah danau biru dengan sejumlah bangunan yang berada di tepi pantai. Foto tersebut menampikan kawasan wisata di Samosir.
Untuk memastikan dan melihatnya lebih detail, Newscorner.id pun mencocokkannya dengan foto satelit google maps. Dari sana diketahui foto tersebut memang foto hotel di Samosir.
Beberapa kalangan pun menanggapinya beragam. Ada kelompok yang menilai bahwa pemilik situs malu menampilkan Danau Toba di Kawasannya karena banyaknya masalah, mulai dari limbah ternak babi yang diduga dibuang ke danau, sampai keberadaan keramba jaring apung (KJA) milik perusahaan asing yang masih memiliki peran besar mencemari Danau Toba.
Dedi Wibowo Damanik, Sekretaris Sahabat Lingkungan (Saling) organisasi yang bergerak di bidang lingkungan dengan base Siantar -Simalungun menilai Pemkab malu karena kawasannya tercemar dan rusak.
“Mungkin Pemkabnya malu menampilkan foto pantai dan danau di Kawasan Simalungun, soalnya kasus dugaan pencemaran lingkungan perairan Danau Toba dari limbah peternakan babi yang baru ini kami soroti pun tak kunjung tuntas. Belum lagi soal keramba,” terangnya.
Sementara itu sebagian warga lainnya menilai hal tersebut bisa saja unsur kesengajaan atau bentuk penghianatan. Dimana hal itu dinilai dapat mengurangi nilai kecintaan Bupati terhadap Kabupaten Simalungun di mata masyarakat.
Kepala Dinas Kominfo Pemkab Simalungun,Debora PI Hutasoit yang dihubungungi Newscorner.id untuk konfirmasi atas hal tersebut belum menanggapinya.




Discussion about this post