Kecelakaan lalu-lintas di Jalan Lintas Siantar-Asahan, tepatnya di Kampung Sukarakyat, Kelurahan Kerasaan I, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, Rabu (18/12) sekira pukul 13.30 WIB, menewaskan Komelji (30).
Istri Dokter Harwinder Singh atau Dokter Jenggot ini tewas setelah mobil Toyota Innova BK 1978 MG bertabrakan dengan Truk Cold Diesel BK 8418 YN. Sementara tiga anaknya mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut. Dokter Harwinder Singh diketahui membuka praktek di Nagori Pematang Asilom, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun.
Informasi di lokasi kejadian menyebutkan, siang itu truk melaju dari arah Pematangsiantar menuju Perdagangan. Sedangkan mobil Innova melaju dari arah berlawanan. Dua kendaraan tersebut diduga kuat melaju kencang. Hal tersebut bisa dilihat dari kondisi dua kendaraan yang rusak parah.
Lihat postingan ini di Instagram
“Yang mengendarai Innova meninggal. Katanya istri Dokter Jenggot,” kata warga di lokasi kejadian.
Diketahui, anak korban yang paling besar duduk di kelas 2 SMP, sedangakan yang paling kecil masih TK. Hal tersebut dikatakan oleh keponakan korban, saat berada di RSUD Djasemen Saragih Pematangsiantar. Namun keponakan korban dan keluarganya enggan berkomentar lebih jauh.
Sementara itu, sipir truk menderita luka-luka dan dibawa untuk mendapatkan perawatan. Hingga Rabu sore, anak sulung korban belum sadarkan diri. Sedangkan anak kedua mengalami patah tulang. Sedangkan yang paling kecil mengalami luka-luka.
Informasi lainnya menyebutkan, setiap hari korban datang ke toko sport miliknya di Perdagangan. Rabu siang, dari toko ia menuju rumahnya di Bah Jambi, Kabupaten Simalungun. Bersama korban, ikut tiga anaknya di dalam mobil.
Dari RSUD Djasamen Saragih, jenazah korban dibawa ke rumah duka di Bah Jambi menggunakan mobil ambulans. Suaminya, terus menangis histeris sambil mengusap wajah istrinya.
Kanit Lantas Polres Simalungun Iptu Amir Lubis, yang dijumpai di Ruang Forensik RSUD Djasamen Saragih membenarkan telah terjadi kecalakaan lalu-lintas.
“Benar terjadi tabrakan dan memakan satu korban jiwa. Tapi, untuk keterangan selengkapnya, kami masih melakukan penyelidikan,” katanya. (*)




Discussion about this post