Tabir kematian DW seorang siswi kelas 1 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ini akhirnya terungkap. Ia dibunuh oleh sang kekasih usai berhubungan badan.
Polres Solok Kota kembali berhasil mengungkap kasus pembunuhan, kali ini berselang satu kali 24 jam pelaku pembunuhan berinisial RT (16) yang merupakan anak di bawah umur berdomisili di Jorong Kapalo Labuah, Nagari Saniang Baka, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok tega menghabisi nyawa DW (16), yang tak lain adalah pacarnya sendiri, Kamis dinihari (7/3) pukul 03.30 WIB.
Korban DW merupakan siswa kelas 1 SMKN 1 Kota Solok, meregang nyawa usai dicekik dengan seutas tali, kata Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan Dt Pandeka Rajo Mudo, pada konferensi pers di Mapolres Solok Kota, Jumat sore (8/3).
Konferensi pers tersebut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok Septrismen yang sekaligus mewakili keluarga korban, Kasat Reskrim Polres Solok Kota AKP Zamri Elfino, Kasat Intelkam Iptu Luhur Fachri Utomo, Kapolsek Singkarak Iptu Ahmad Ramadhan dan Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Ipda Fika Putri Pamungkas.
Dalam paparannya, Dony Setiawan menyampaikan, kronologis ditemuinya korban, yaitu saat ibu korban DW, Kamis pagi hendak pergi ke ladang, mendapati kamar DW terkunci. Karena hari libur (hari raya Nyepi), ibu DW tak membangunkan anaknya.
Namun, setelah siang harinya kembali dari ladang, ibu DW kembali mendapati kamar anaknya terkunci. Ibu DW pun lalu menggedor pintu dan jendela kamar. Namun tetap tak ada jawaban dari dalam kamar. Ibu DW lalu memanggil sejumlah tetangga dan akhirnya pintu didobrak.
“Saat pintu kamar sudah didobrak, DW didapati sudah menjadi mayat. Di bagian leher ditemukan ada bekas jeratan. Lalu bibir berdarah dan ada sejumlah bercak darah di tempat kejadian,” ungkapnya.




Discussion about this post